[et_pb_section fb_built=”1″ admin_label=”section” _builder_version=”3.0.47″][et_pb_row admin_label=”row” _builder_version=”3.0.48″ background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat”][et_pb_column type=”4_4″ _builder_version=”3.0.47″][et_pb_text admin_label=”Text” _builder_version=”3.20.2″ text_font=”Archivo||||||||” text_font_size=”15px” text_line_height=”1.8em” background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat”]

“Uang, seperti emosi, adalah sesuatu yang harus Anda kendalikan agar kehidupan Anda berada di jalan yang tepat.”

(Natasha Munson, penulis buku Life Lessons for My Sisters: How to Make Wise Choices and Live a Life You Love!)

Anda barangkali sudah cukup sering mengalami beberapa masalah karena salah mengelola uang yang Anda miliki. Agar Anda tidak jatuh ke dalam lubang yang sama, tidak pernah ada kata terlambat untuk mulai mengelola uang Anda dengan langkah tepat mulai dari sekarang juga demi perubahan 180 derajat ke arah lebih baik!

1. Buat Anggaran
Kalau belum, buat anggaran mulai dari sekarang juga, dan ikuti anggaran tersebut. Hal ini memang terdengar sulit, tapi bukannya mustahil. Malah, membuat anggaran membantu Anda melihat kondisi keuangan Anda dengan jelas dan transparan karena anggaran adalah langkah pertama untuk membantu Anda membayar utang, menabung, dan menggunakan uang dengan bijak.

2. Pahami Pengeluaran Anda
Tahukah Anda kalau nyatanya ada banyak orang yang tidak tahu berapa uang yang mereka keluarkan tiap bulan? Ini tentunya adalah masalah yang besar, tapi solusinya sebenarnya sangat mudah: buat catatan pengeluaran setiap kali Anda mengeluarkan uang, baik itu secara tunai, lewat kartu kredit, atau kartu debit. Tujuannya adalah untuk menghitung baik pengeluaran tetap maupun variabel untuk mendapatkan jumlah totalnya, dan membantu Anda melihat dan mengelola pengeluaran di bulan berikutnya.

3. Pahami Penghasilan Anda
Sebaliknya, orang-orang tahun 100% berapa uang yang mereka hasilkan per bulan. Setelah Anda tahu total pengeluaran Anda, gunakan jumlahnya untuk mengurangi jumlah penghasilan. Jika hasilnya negatif, artinya besar pasak daripada tiang, dan Anda harus mengurangi pengeluaran sampai angkanya mencapai nol (impas). Kalau hasilnya positif, artinya pengeluaran Anda lebih sedikit dari penghasilan, dan Anda bisa menggunakan kelebihan dananya untuk menambah pembayaran cicilan utang, atau meningkatkan tabungan.

4. Konsolidasi Utang Anda
Untuk mengontrol uang Anda dengan lebih baik, konsolidasikan (gabungkan) utang-utang Anda dan sebaiknya lakukan pembayaran hanya lewat satu rekening. Dengan begitu, Anda punya rekening atau kartu kredit yang memang khusus digunakan untuk kebutuhan tersebut, sehingga tidak tercampur dengan kebutuhan lainnya.

5. Hapus Pengeluaran yang Tidak Perlu
Tanpa Anda sadari, sebenarnya ada banyak pengeluaran harian, mingguan, atau bulanan yang jika diakumulasikan, jumlahnya sangat signifikan dalam setahun. Misalnya pengeluaran untuk ngopi di Starbucks, biaya keanggotaan untuk gym atau senam, dan sebagainya. Coba pertimbangkan kembali pengeluaran untuk berlangganan keanggotaan atau aplikasi tertentu, atau pengeluaran serupa, yang sebenarnya tidak begitu Anda butuhkan.

6. Buat Dana Darurat
Hidup penuh dengan ketidakpastian, termasuk peristiwa-peristiwa tak terduga yang mengharuskan Anda untuk mengeluarkan uang ekstra karena kebutuhan mendadak. Untuk perencanaan keuangan pribadi yang tepat, dana darurat selalu merupakan bagian yang vital, dan dana tersebut tidak boleh Anda sentuh kecuali benar-benar ada kondisi darurat.

7. Sisihkan untuk Pensiun
Anda barangkali sudah memiliki dana pensiun yang dipotong langsung dari gaji oleh perusahaan. Akan tetapi, tak ada salahnya untuk menyisikan 10 sampai 15% tambahan untuk dana pensiun Anda pribadi apabila memungkinkan. Dan makin cepat Anda mulai menabung untuk masa pensiun, makin baik.

[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

Post not found !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *